September 19, 2021

GKT Hosana

Berakar, Bertumbuh, Berbuah.

Tuhan Adalah Gembalaku II

Mazmur 23;1

Saudara yang terkasih, hari ini kita kembali merenungkan Mazmur 23 ayatnya yang pertama.
“Tuhan adalah gembalaku, tak kan kekurangan aku”

Jikalau kita mau jujur, manusia sulit sekali untuk merasa cukup. Bahkan kita terus berusaha mengejar dalam pengejaran yang tidak kunjung usai. Setelah satu tercapai, ada yang lain lagi yang ingin di kejar. Rasanya kurang terus. Tidak pernah rasa cukup. Mengapa demikian? Karena sesungguhnya manusia tidak akan pernah merasa benar-benar cukup sampai ia kembali kepada Tuhan.

Daud mengalami bagaimana ia merasa puas ketika ia menjadikan Tuhan sebagai gembalanya.
Ia pernah ada dalam pengejaran akan kepuasan yang tidak ada habisnya, bahkan ketika itu ia sudah menjadi raja dan memiliki segalanya. Tapi Daud mengambil Betsyeba, dan Nabi Nathan memberi teguran yang begitu keras. Pengalaman itu membawa Daud ke dalam pertobatan dan kembali mengakui Tuhan sebagai gembalanya, di dalam Tuhan ia puas, tidak kekurangan suatu apapun.

Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Gembala, kita akan mengalami pembaharuan akal budi yang memampukan kita untuk melihat dan menerima segala pengaturan Tuhan dengan penuh syukur. Di sanalah kita bisa menyaksikan bahwa segala berkat kita terletak pada Tuhan yang adalah Sang Gembala. Ketika kita memiliki Tuhan Yesus, maka kita tidak kekurangan sesuatu apapun.
Didalam Tuhan kita beroleh segala kelimpahan, kita tidak kekurangan ;
Tidak kekurangan makanan, tidak kekurangan perhentian, kelegaan, tidak kekurangan pimpinan, tidak kekurangan pendampingan,tidak kekurangan perlindungan , tidak kekurangan penghiburan,tiidak kekurangan penyelamatan, tidak kekurangan kenikmatan,tidak kekurangan kemuliaan ,tidak kekurangan berkat dan sukacita, tidak kekurangan kasih dan anugerah, tidak kekurangan tempat yang abadi.

Tuhan Yesus adalah gembalaku, aku tidak kekurangan apapun. Ia adalah gembala yang baik, yang bahkan memberikan nyawanya bagi domba-domba-Nya (Yoh. 10:1). Kalau Sang Gembala itu rela memberikan nyawanya, maka apa yang tidak mungkin Ia berikan? (Rm.8:31). Kita tidak perlu takut, kita tidak perlu khawatir sebab Yesus ialah gembala kita. Bersandar dan percayalah pada-Nya, dan alamilah kecukupan dan kepuasan di dalam Dia.

“Singa singa muda merana kelaparan ,tetapi orang orang yang mencari Tuhan, tidak kekurangan sesuatupun yang baik.”

Doa:
Terimakasih Tuhan karena Engkau gembala kami, di dalam Engkau kami tak kekurangan sesuatu yang baik. Biarlah kami menikmati kecukupan dan kepuasan di dalam Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.

Ev. Ruth Liang