29 November 2022

GKT Hosana

Berakar, Bertumbuh, Berbuah.

Kasih Itu Berarti

Yohanes 15:1-14

Supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu

(Yohanes 15:12)

Ketika orang memikirkan misteri kehidupan, salah satu yang paling dalam adalah pertanyaan mengapa segala sesuatu ada. Mengapa ada sesuatu daripada tidak ada? Satu kata Alkitab untuk menjawab pertanyaan itu adalah kasih. Kasih Tuhan adalah kekuatan yang menjadikan alam semesta. Kasih Tuhan adalah alasan saya dan engkau diciptakan, dan mengapa kita masih hidup untuk menarik napas pada saat ini. Kasih adalah sifat alami Tuhan, dan Dia ingin itu menjadi sifat manusia juga. Kasih adalah tanda tertinggi dari kehidupan manusia yang otentik.

Kata-kata yang diucapkan Yesus kepada murid-murid-Nya di ruang atas pada malam terakhir hidup-Nya merupakan semacam wasiat dan perjanjian terakhir bagi keluarga para pengikut-Nya. Instruksi utamanya singkat dan sederhana: “Hendaklah kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.”

Salah satu hal yang Alkitab katakan dengan sangat jelas adalah bahwa mengasihi seperti Kristus adalah satu-satunya ukuran kehidupan yang sukses. Semua karunia dan kemampuan lain ditiadakan, setiap bentuk kesuksesan lainnya tidak berlaku, bila tidak ada kasih. Seperti yang diamati oleh teolog besar Karl Barth, semua pencapaian hidup Anda, tanpa kasih, seperti sederetan angka nol tanpa angka positif di depan: berapa pun panjang daftarnya, tetap tidak ada artinya.

Jadi seperti apakah kasih sejati itu? Tentu saja serupa dengan Yesus.

Saat kita berdoa, mintalah Tuhan untuk membantu kita untuk lebih mengasihi seperti Dia setiap harinya.

Shalom, Tuhan Yesus memberkati

Ls. Cindy Theyser

GKT Hosana
gkt_hosana
Gkt Hosana