29 September 2022

GKT Hosana

Berakar, Bertumbuh, Berbuah.

Karakter Kristus

Kolose 3:12-15
3:12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. 

3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. 

3:15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.

Hari ini kita akan belajar mengenai karakter yang dikenakan Kristus. Beberapa karakter ini sangat penting tentang bagaimana hubungan kita dengan orang lain. Surat ini ditulis oleh Paulus yang ditujukan kepada jemaat di Kolose. Beberapa karakter Kristus yang ditulis di Kolose seperti buah Roh yang terdapat di surat Galatia (Gal 5:22). Memang tidak sama persis tetapi kurang lebih sama dengan buah-buah Roh. Karakter inilah mencirikan kehidupan Yesus dan kehidupan yang harmonis dengan sesama manusia.

  1. Belas kasihan
    Belas kasihan itu apa sih? Dalam KKBI diartikan sebagai memiliki rasa kasih yang didasarkan iba / kasihan. Dalam Bahasa inggris diartikan sebagai compassion yang artinya perasaan terharu, perasaan sayang, perasaan yang belas kasihan. Amsal 14:21, “Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.”
  2. Kemurahan
    Memiliki karakter yang baik hati dan yang bermurah hati. Tetapi seringkali bapak ibu, realita yang terjadi adalah orang lain bisa jadi menyalahgunakan kebaikan kita. Kita memiliki sifat yang tulus, yang baik. Tetapi orang lain seringkali yang kita lihat apa, mereka memanfaatkan. Berarti kita harus memiliki hati seperti merpati, tetapi cerdik seperti ular. Matius 10:16, “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”
  3. Kerendahan hati
    Apa yang dimaksud dengan rendah hati? Mereka memiliki sikap hati yang tidak sombong, sederhana, sopan, tidak meninggikan diri di depan orang lain. Selain itu, mereka dapat menyadari kekurangan yang ada di dalam dirinya dan mereka tidak membandingkan diri dengan orang lain. Amsal 29:33, “Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.”
  4. Kelemahlembutan
    Kelemahlembutan artinya tidak suka dengan kekerasan. Lebih cinta damai dan menghargai orang lain. Firman Tuhan dalam Roma 12:21 mengingatkan kita untuk membalas kejahatan dengan kebaikan, “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”
  5. Kesabaran
    Sabar adalah suatu sikap ketika kita berusaha untuk menahan emosi. Sabar merupakan kemampuan dalam mengendalikan diri. Contoh perilaku sabar dalam kehidupan sehari-hari: sabar dalam situasi yang sulit (dengan tidak mengeluh), sabar ketika orang lain melakukan kesalahan sehingga jangan kita menaruh dendam, karena Kristus telah mengampuni kita. Apakah kita tidak mau mengampuni sesama? Amsal 14:29, “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.”

Dalam melakukan 5 hal itu tidak bisa jika kita tidak memiliki kasih. Kasih mengikat komunitas orang percaya sehingga di dalamnya ada kedamaian. Di dalam kasih ada belas kasihan, di dalam kasih ada kemurahan, di dalam kasih ada kerendahan hati; kelemahlembutan; dan kesabaran. Jadi kasih, adalah kunci untuk dapat mengembangkan karakter Kristus yang lainnya.

Ls. Cynthia

GKT Hosana
gkt_hosana
Gkt Hosana