September 28, 2021

GKT Hosana

Berakar, Bertumbuh, Berbuah.

Tuhan adalah Gembalaku IV

Mazmur 23;3 Tuhan adalah Gembalaku bagian IV – Ia Menyegarkan Jiwaku.

Tuhan adalah gembala yang baik, Ia bukan hanya gembala yang mengetahui dan mencukupkan kebutuhan jasmani kita, namun Ia juga mencukupkan kebutuhan rohani kita. Di ayat 3 dikatakan “Ia menyegarkan jiwaku, Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya “

Realita kehidupan menunjukkan bahwa langit tidak selalu biru, angin  tak selalu tenang. Adakalanya awan hitam, bahkan hujan dan  badai.banyak hal dalam kehidupan yang tak jarang membuat jiwa kita lelah dan lesu.  Daud pun mengalami hal serupa. Semasa hidupnya,pernah berada dalam pelarian sebab ia dikejar-kejar oleh Saul. Daud senantiasa berada dalam ancaman bahaya maut. Ia pernah mengalami kelesuan rohani ketika Nabi Natan menegurnya atas dosa yang dilakukannya, dan dimasa tuanya Daud berhadapan dengan pemberontakan anaknya sendiri, tapi berulang kali Allah menyelamatkan Daud.

Pengalaman hidup Daud membuatnya dapat berkata “Ia menyegarkan Jiwaku” ketika lemah, Tuhan memberi kekuatan baru, ketika sakit, Tuhan menghibur dan menyembuhkan. Tuhan mengampuni,bahkan memberikan kebangunan rohani. jiwa yang lesu. Tuhan segarkan.jiwa yang letih, diberinya kelegaan. Di dalam Tuhan  ada kesegaran dan kelegaan, Yesus berkata “ marilah  kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepada-Mu” Mat 11:28

Di dalam Firman-Nya, jiwa kita beroleh kesegaran, Daud berkata” Taurat Tuhan  itu sempurna, menyegarkan jiwa, peraturan Tuhan itu teguh, memberkan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman, Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni membuat mata bercahaya. (Maz19;8-9)

Bukan hanya menyegarkan jiwa, namun Sang Gembala itu juga menuntun di jalan yang benar oleh karena Nama-Nya. Daud menyaksikan bagaimana Tuhan merancangkan tujuan yang baik dalam hidupnya. Pemazmur sadar bahwa kisah hidupnya dan pencapaian-pencapaian yang dialaminya adalah berkat tuntunan Tuhan ( Maz78:70-72 ).

Daud menyadari bahwa keberhasilannya adalah karena kasih karunia Tuhan  yang menuntunnya hari demi hari, bukan karena kebaikan-kebaikan  yang Daud lakukan. (ulangan 9”5-6)

Jemaat yang terkasih, Sang Gembala yang menyegarkan jiwa dan menuntun hidup Daud adalah Gembala yang sama yang mau menyegarkan jiwa kita dan menuntun hidup kita. Engkau yang lelah dan lesu, datanglah kepada sang Gembala, Ia akanmenyegarkan jiwamu dan memberikan kelegaan kepadamu, Engkau yang mungkin saat ini kebingungan dan kehilangan arah, datanglah kepada-Nya, di dalam Tuhan ada tuntunan  di jalan yang benar,

maukah Engkau menyerahkan  hidupmu di dalam tangan Sang Gembala dan hidup di dalam tuntunan-Nya?

Kiranya Tuhan, Sang Gembala menolong kita untuk mamahami Firman-Nya dan hidup di dalam tuntunan-Nya.

Terimakasih Tuhan dalam kepenakan engkau menyegarkan dan menuntun kami pada jalan-Mu.

Amin.