MERDEKA YANG BERTANGGUNG JAWAB

Ulangan 5:12-15

Beberapa hari yang lalu kita baru saja memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun. Sebagai warga negara yang baik kita harus menggunakan kemerdekaan itu dengan bertanggung jawab. Ada 3 sikap orang percaya dalam mengisi kemerdekaan yang bertanggung jawab.

  1. Mensyukuri kemerdekaaan sebagai anugerah Tuhan (12, 15)

Sepuluh perintah Allah diberikan kepada bangsa Israel berada dalam pengembaraan dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian yaitu Kanaan. Jadi bangsa Israel pada saat itu dalam kondisi bebas, merdeka, bangsa yang telah terlepas dari penjajahan. Sabat diperingati untuk mengingat kemerdekaan yang Allah berikan kepada bangsa Israel. Mereka mengalami kelepasan, kemerdekaan, bukan karena kekuatan mereka namun karena karya Tuhan bagi mereka. Sabat menjadi sarana mereka bersyukur  dan berbakti kepada Allah.

  1. Menikmati kemerdekaan dalam sikap hidup yang benar (13)

Sdr, Sabat telah menjadi gaya hidup Israel baik secara agama maupun sosial dan akhirnya menjadi praktek keagamaan yang membelenggu. Hukum Taurat diberikan bukan untuk membatasi dan membelenggu umat Allah pada ritual-ritual keagamaan, melainkan agar mereka menikmati kemerdekaan dengan sikap hidup yang benar.

  1. Memelihara kemerdekaan dengan memberi dampak (14)

Sabat itu bukan hanya berkaitan dengan hubungan kita dengan Tuhan namun juga dengan sesama kita, lingkungan hidup kita. Oleh sebab itu kita hars dapat mewujudkan kemerdekaan dengan bertanggung jawab atas diri sendiri maupun kepada Tuhan dengan memperhatikan sesama dan memelihara lingkungan sekitar. Menjadi berkat bagi gereja, masyarakat dan negara.

Penutup

Negara kita telah mengalami dan menikmati kemerdekaan selama 72 tahun. Sudahkah kita menggunakan kemerdekaan denganbertanggung jawab?

 Oleh : Lz. Triyanah